Apakah anda termasuk orang yang memanfaatkan email sebagai alat komunikasi anda saat ini?? Atau memang saat ini anda tengah menikmati penghasilan yang besar tanpa meninggalkan rumah hanya gara-gara saat ini ada email atau lebih tepatnya melalui konsep email marketing.
Ya,sebagian besar internet marketer memahami konsep dasar email marketing yaitu dengan mengirim email materi promosi kepada sekelompok besar pengguna internet untuk mempromosikan minat pada produk atau jasa. Konsep ini mudah bagi banyak orang untuk difahami tetapi kadang-kadang ada manfaat lain yang ditambahkan melalui email marketing. Artikel ini akan membahas dasar-dasar email marketing dan juga akan menjelaskan bagaimana kadang-kadang email marketing dapat mencapai lebih jauh dari yang direncanakan. Sisi ini dapat berupa yang positif atau negatif tergantung pada kualitas dari keaslian email dan reaksi-reaksi dari penerima email yang sesungguhnya.
Email marketing adalah konsep yang sangat sederhana yang juga sangat hemat biaya. Ide umum email marketing adalah dengan mengirim email ke daftar distribusi email/ daftar kontak email. Email tersebut dimaksudkan untuk menciptakan suatu kepentingan produk atau layanan yang ditawarkan oleh pengirim email. Dalam teori konsep ini tidak bisa dilakukan dengan sederhana oleh karena itu mendapatkan manfaat dari email marketing secara signifikan akan lebih rumit. Salah satu faktor kerumitan terbesar adalah adanya potensi bahwa email yang digunakan dalam kampanye pemasaran dipandang sebagai spam oleh salah satu penerima email atau filter spam yang disediakan oleh penyedia layanan Internet. Hal seperti inilah yang menjadi masalah serius karena Anda harus melakukan upaya lanjutan yang signifikan untuk memastikan pesan marketing anda tidak terjebak oleh filter spam atau langsung dihapus oleh penerima karena masuk kedalam folder spam.
Setelah pesan email sampai ke penerima, mereka sedikitnya telah memberi celah pada anda untuk membuat kesan positif pada mereka dan mempengaruhi dia untuk melakukan tindakan lanjutan atas produk atau jasa yang anda pasarkan. Bisa dengan melakukan pembelian atau setidaknya mereka mau mengunjungi website produk dan jasa yang anda tawarkan.
Oleh karenanya menyediakan konten berkualitas, berbahasa tetap halus dan periklanan minimal serta memberikan rangsangan yang jelas untuk bertindak adalah semua faktor yang dapat membantu untuk mendapatkan seluruh pesan dan menarik pelanggan potensial untuk melakukan pembelian atau setidaknya kunjungi situs web untuk meneliti produk dan layanan yang disediakan.
Seperti telah disebutkan di tujuan kampanye email marketing adalah untuk meyakinkan penerima email, baik melakukan pembelian atau kunjungi website untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Ketika penerima email melakukan salah satu dari tindakan ini, itu dianggap sebagai sukses besar. Namun, berkat kekuatan pemasaran email tombol maju sebenarnya bisa jauh lebih berhasil daripada pemilik usaha dimaksud.
Keunggulan dari email marketing adalah bahwa ketika penerima email menganggap info yang diterimanya berharga maka mereka cenderung melakukan pembelian dan mungkin juga meneruskan informasi tersebut ke teman atau anggota keluarga mereka yang akan menambah efek marketing yang lebih dahsyat.
Kemampuan untuk meneruskan (mem forward) pesan email tersebut menandakan bahwa konsumen merasa puas kualitas produk atau jasa yang mereka terima. Hal seperti ini (yakni meneruskan pesan email) akan berrmanfaat secara eksponensial dan lebih efektif daripada menggunakan mulut ke mulut untuk menyebarkan berita. Hanya dengan beberapa klik mouse saja, penerima email dapat meneruskan pesan ke beberapa teman-temannya sekaligus. Akibatnya, penjualan barang atau jasa anda akan tersebar dengan sangat cepat.
Selamat memanfaatkan email marketing untuk memasarkan produk anda.
Salam Sukses
brandKita
SMA Bhinneka Tunggal Ika Kelas X
SMK Bhinneka Tunggal Ika
SMA Bhinneka kelas 2
Ebook belajar internet
Wednesday, September 1, 2010
Friday, August 20, 2010
Materi SMA kelas XII Agustus 2010

5 Alasan memilih Ilustrator adalah :
•Adobe Illustrator sudah sejak lama dikenal luas sebagai software ilustrasi no 1 di dunia pilihan pada desainer dan praktisi desain profesional.
•Adobe Illustrator mempunyai kemampuan, fitur dan fasilitas yang bisa diandalkan untuk mewujudkan pekerjaan kreatif Anda.
•Adobe Illustrator sangat kompatibel dengan beragam software lainnya untuk berbagai kepentingan akhir, seperti kepentingan cetak, desktop publishing, web publishing dan lain-lain.
•Adobe Illustrator bersifat user friendly, yaitu sangat memudahkan user dalam menggunakan dan mengakses beragam fitur yang ada, terutama dengan sistem pengelompokan fasilitas melalui fasilitas menu, toolbox, palette dan sebagainya.
•Adobe Illustrator mampu menangani beragam desain dari yang sifatnya sederhana hingga amat kompleks, serta mampu mengekspor hasil akhir sebuah desain ke dalam berbagai format sesuai kebutuhan Anda dengan kualitas yang bisa diandalkan.
Dasar-dasar design
Dasar-dasar design dibagi menjadi 2, yaitu :
1. Elemen-elemen desain
2. Konsep desain
1. Elemen-elemen desain
Elemen desain adalah apa saja yang menyusun atau menjadi basis sebuah desain.
Elemen desain ini sangat beragam jenisnya. Antara lain :
a. Line (Garis)
Garis adalah elemen dasar yang menyusun sebuah desain.
b. Form & Space (Bentuk & Ruang)
Form atau bentuk adalah kumpulan garis-garis yang saling bersambungan yang membentuk suatu obyek tertentu. Obyek, atau kerap disebut shape, ini bisa berupa obyek geometris, seperti kotak, lingkaran, elips dan poligon, atau obyek bebas non geometris.
C. Color (Warna)
Warna adalah elemen desain yang sangat penting, karena secara psikologis, manusia mengenali warna lebih dulu ketimbang bentuk atau teks. Bahkan jika warna yang dimaksud adalah hitam putih, atau monokrom.
d. Type (Teks)
Elemen desain berikutnya yang tak kalah penting adalah teks.
e. Texture & Image (Tekstur & Gambar)
Tekstur/Image adalah elemen yang bermanfaat memberi nuansa dan penekanan tersendiri pada obyek-obyek ilustrasi yang ada. Dengan penggunaan tekstur yang tepat, suatu makna bisa tersampaikan secara lebih efektif. Begitu pula pilihan image atau gambar yang cocok akan memberi nilai lebih pada suatu desain.
2. Konsep Desain
•Balance (Keseimbangan)
Keseimbangan adalah suatu kualitas di mana sebuah desain terlihat mempunyai “bobot” yang setara antar elemen-elemen penyusunnya. Maka elemen-elemen tersebut bisa mencapai keseimbangan (equilibrium).
•Contrast (Kontras)
Kontras lebih berkaitan dengan penekanan elemen tertentu terhadap elemen lain. Prinsipnya adalah negasi, di mana sebuah obyek akan terlihat jelas karena ada obyek lain yang menegasikannya (berkebalikan kualitas).
•Continuity (Kontinuitas)
Kontinuitas berkaitan dengan kualitas untuk mempertahankan kesamaan ide/nuansa dari obyek-obyek penyusun desain.
•Repetition (Repetisi)
Repetisi atau pengulangan berkaitan dengan penggunaan obyek-obyek dengan tipe yang sama sebagai bagian penting dari desain. Seringkali penggunaan elemen-elemen secara repetitif terbukti efektif untuk menumbuhkan kesadaran (awareness) di benak audiens mengenai pesan yang dimaksud.
•Unity (Kesatuan)
Sementara kesatuan adalah suatu kualitas akhir yang coba dicapai dalam sebuah desain, dimana meskipun desain tersebut terdiri dari beragam elemen yang berbeda, namun semuanya tetap berada dalam suatu kesatuan makna, yaitu satu pesan tertentu yang ingin dikomunikasikan oleh desainernya.
Materi kelas XI Agustus 2010
Definisi Internet
Internet adalah suatu jaringan antar komputer yang saling dihubungkan. Media penghubung tersebut bisa melalui kabel, kanal satelit maupun frekuensi radio, sehingga komputer-komputer yang terhuung tersebut dapat saling berkomunikasi.
Sebagian aktivitas yang dapat ditangani oleh Internet:
1. Sistem pembelajaran jarak jauh
2. Bisnis
3. Sistem telepon
4. Pencarian Lowongan kerja
5. Transfer Uang.
Fasilitas dan Manfaat Internet
1. World Wide Web (www) adalah sistem yang menghubungkan antar dokumen hypertext di internet. Melalui web dapat mengakses informasi tidak hanya beruba teks tetapi juga gambar, suara dan film. Untuk mengakes web dibutuhkan software yang disebut Browser. Browser terpopuler saat ini adalah Microsoft Internet Explorer, Nestcape Communicator, Opera dan Mozilla Firefox
2. Electronic E-mail ( e-mail ) adalah surat elektronik yang dikirimkan melalui internet. Dengan fasilitas ini , kita bisa mengirim atau menerima surat dari dan ke pengguna internet di seluruh dunia.
Isi E-Mail :
To : menyatakan alamat e-mail
Cc : singkatan dari carbon copy, menyatakan alamat e-mail orang lain yang mendapat tembusan surat.
Bcc : singkatan dari blind carbon copy, menyatakan orang yang mendapatkan tembusan tetapi yang disebut dalam to tidak mengetahui bahwa alamat e-mail ditembuskan ke orang lain
Subject : menyatakan inti dari surat
3. Mailing List ( Milis ) adalah ajang berdiskusi melalui dalam kelompok melalui e-mail. Melalui milis kita bisa berdiskusi atau bertukar informasi dalam satu kelompok. Informasi yang ingin di pertukarkan atau didiskusikan dapat di kirimkan dalam bentuk surat Elektronik.
4. TELE NETWORKING ( TELNET )
Fasilitas Telnet memungkinkan seseorang menghubungkan dan memakai komputer dari jarak jauh lewat fasilitas telnet ini akan menjadi Komputer kamu seperti sebuah terminal yang mengakses komputer secara langsung.
Telnet yang berada pada terminal dapat nerhubungan dengan komputer lain melalui internet. Pengguna terminal dapat mengakses dan bekerja pada komputer yang dihubungi dengan telnet.
5. FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP)
Fasilitas ini memungkinkan para pengguna internet untuk melakukan pengiriman (upload) atau menyalin (download) sebuah file antara komputer lokal dengan komputer lain yang terhubung dalam jaringan internet. Ribuan situs FTP menawarkan banyak file yang dapat di download. File-file yang dapat di download dapat berupa file-file yang berisi game, foto atau gambar-gambar, peta, artikel-artikel, utility-utility program aplikasi dan yang lainnya. Protokol standar yang digunakan untuk
keperluan ini disebut sebagai File Transfer Protocol (FTP).
FTP umumnya dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk kepentingan pertukaran maupun penyebarluasan sebuah file melalui jaringan internet. FTP juga di manfaatkan untuk melakukan proses upload suatu halaman web ke webserver agar dapat diakses oleh pengguna internet lainnya.
6. INTERNET RELAY CHAT (IRC)
Layanan IRC, atau biasa disebut sebagai "chat" saja adalah sebuah bentuk komunikasi di intenet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikkan melalui keyboard.
Dalam sebuah sesi chat, komnunikasi terjalin melalui saling bertukar pesan-pesan singkat. kegiatan ini disebut chatting dan pelakunya disebut sebagai chatter. Para chatter dapat saling berkomunikasi secara berkelompok dalam suatu chat room dengan membicarakan topik tertentu atau berpindah ke modus private untuk mengobrol berdua saja dengan chatter lain. Kegiatan chatting membutuhkan software yang disebut IRC
Client, diantaranya yang paling populer adalah software mIRC.
Belakangan, dengan semakin tingginya kecepatan akses internet, maka aplikasi chat terus diperluas sehingga komunikasi tidak hanya terjalin melalui tulisan namun juga melalui suara (teleconference), bahkan melalui gambar dan suara sekaligus (videoconference).
7. INTERNET PHONE / CONFERENCE
Fasilitas untuk melakukan percakapan jarak jauh via INTERNET. Untuk itu diperlukan aplikasi khusus dan dukungan hardware multi media, seperti mic dan speaker.
8. WAIS SERVER DAN GOPHER
• WAIS Server
WAIS (Wide Area Information Service) menyediakan cara lain untuk menemukan informasi yang tersebar dalam INTERNET. WAIS mampu mengakses segala database yang besar (seperti dokumen, file berisi gambar, video dan suara). WAIS juga merupakan bentuk pelayanan lain untuk mendapatkan informasi yang tersebar didalam Internet. WAIS Server menyimpan database berbagai informasi, dimana untuk mendapatkannya pemakai diminta menspesifikasi keyword (kata kunci) dari informasi yang dibutuhkan. WAIS Server akan menampilkan hasil pencarian dalam sebuah daftar artikel.
• Gopher
Internet menyediakan banyak informasi yang dapat diakses penggunanya lewat sistem menu. Seorang pengguna INTERNET dihadapkan pada sebuah menu yang bercabang-cabang. Untuk menuju ke informasi atau data yang dituju, seorang pengguna menyeleksi pilihan-pilihan yang disediakan hingga masuk ke topik yang diinginkan. Fasilitas demikian disebut Gopher.
Gopher juga merupakan cara penjelajahan Internet yang berbasis menu. Sistem menu yang terdapat didalam gopher sangat sederhana namun bersifat interaktif, artinya apabila pemakai menghubungi gopher lokal misalnya di Jakarta, dengan memilih sebuah menu perintah, dapat pula menghubungi gopher yang terdapat di Amerika Serikat.
9. USER’S NETWORKING
Usenet news, atau dikenal juga dengan nama (Net news), atau (news) saja, merupakan sebuah buletin board ( mirip mading di kampus ) yang sangat besar dan tersebar di seluruh dunia yang dapat digunakan untuk bertukar artikel. Siapa saja dapat mengakses Usenet news ini dengan program-program tertentu, yang biasanya disebut newsreader.
Usenet sangat efisien dibandingkan dengan mailing list, misalnya, karena satu sistem (misalnya satu sekolah) hanya perlu menyimpan satu berkas dari artikel. Dalam mailing list, setiap peserta masing-masing memiliki berkas tersebut. Sehingga terjadi duplikasi.
Akses ke server news dapat dilakukan dengan membaca langsung ke direktori dimana artikel berada atau dengan menggunakan protokol NNTP. Protokol NNTP (Network News Transport Protocol) adalah Protokol yang digunakan untuk mengakses atau transfer artikel yang diposkan di Usenet news. Program pembaca news (news reader) menggunakan protokol ini untuk mengakses news. Akses ke server news ini dapat juga dilakukan dengan menggunakan beberapa Web browser (seperti Netscape Communicator dan Microsoft Internet Explorer) .
Jenis-jenis Pelayanan Koneksi Internet, yang disediakan ISP yaitu :
Dial Up
Merupakan layanan yang disediakan untuk pengguna yang ingin mengakses melalui kabel telepon, yang didukung oleh modem.
Mobile Access
Merupakan layanan untuk akses Internet yang bisa pengguna dapatkan secara mudah dan praktis melalui telepon selular. Layanan ini bermanfaat bagi yang memiliki perangkat telepon yang mendukung teknologi ini, baik telepon selular yang berbasis GSM maupun berbasis CDMA.
Hotspot
Merupakan layanan bagi pengguna yang membutuhkan koneksi Internet pada lokasi-lokasi tertentu seperti di mall, café atau bandara bahkan kampus pun juga bisa. Pelayanan Hotspot sangat bermanfaat untuk yang bekerja di kota-kota besar.
Wireless
Wireless merupakan layanan internet yang menggunakan teknolog tanpa kabel. Layanan ini mempunyai keuntungan terkoneksinya computer pengguna dengan jaringan global internet 24 jam dalam 7 hari seminggu. Selain itu, biaya yang ditagihkan hanya biaya koneksi internet saja, tidak dengan biaya telepon.
Internet adalah suatu jaringan antar komputer yang saling dihubungkan. Media penghubung tersebut bisa melalui kabel, kanal satelit maupun frekuensi radio, sehingga komputer-komputer yang terhuung tersebut dapat saling berkomunikasi.
Sebagian aktivitas yang dapat ditangani oleh Internet:
1. Sistem pembelajaran jarak jauh
2. Bisnis
3. Sistem telepon
4. Pencarian Lowongan kerja
5. Transfer Uang.
Fasilitas dan Manfaat Internet
1. World Wide Web (www) adalah sistem yang menghubungkan antar dokumen hypertext di internet. Melalui web dapat mengakses informasi tidak hanya beruba teks tetapi juga gambar, suara dan film. Untuk mengakes web dibutuhkan software yang disebut Browser. Browser terpopuler saat ini adalah Microsoft Internet Explorer, Nestcape Communicator, Opera dan Mozilla Firefox
2. Electronic E-mail ( e-mail ) adalah surat elektronik yang dikirimkan melalui internet. Dengan fasilitas ini , kita bisa mengirim atau menerima surat dari dan ke pengguna internet di seluruh dunia.
Isi E-Mail :
To : menyatakan alamat e-mail
Cc : singkatan dari carbon copy, menyatakan alamat e-mail orang lain yang mendapat tembusan surat.
Bcc : singkatan dari blind carbon copy, menyatakan orang yang mendapatkan tembusan tetapi yang disebut dalam to tidak mengetahui bahwa alamat e-mail ditembuskan ke orang lain
Subject : menyatakan inti dari surat
3. Mailing List ( Milis ) adalah ajang berdiskusi melalui dalam kelompok melalui e-mail. Melalui milis kita bisa berdiskusi atau bertukar informasi dalam satu kelompok. Informasi yang ingin di pertukarkan atau didiskusikan dapat di kirimkan dalam bentuk surat Elektronik.
4. TELE NETWORKING ( TELNET )
Fasilitas Telnet memungkinkan seseorang menghubungkan dan memakai komputer dari jarak jauh lewat fasilitas telnet ini akan menjadi Komputer kamu seperti sebuah terminal yang mengakses komputer secara langsung.
Telnet yang berada pada terminal dapat nerhubungan dengan komputer lain melalui internet. Pengguna terminal dapat mengakses dan bekerja pada komputer yang dihubungi dengan telnet.
5. FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP)
Fasilitas ini memungkinkan para pengguna internet untuk melakukan pengiriman (upload) atau menyalin (download) sebuah file antara komputer lokal dengan komputer lain yang terhubung dalam jaringan internet. Ribuan situs FTP menawarkan banyak file yang dapat di download. File-file yang dapat di download dapat berupa file-file yang berisi game, foto atau gambar-gambar, peta, artikel-artikel, utility-utility program aplikasi dan yang lainnya. Protokol standar yang digunakan untuk
keperluan ini disebut sebagai File Transfer Protocol (FTP).
FTP umumnya dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk kepentingan pertukaran maupun penyebarluasan sebuah file melalui jaringan internet. FTP juga di manfaatkan untuk melakukan proses upload suatu halaman web ke webserver agar dapat diakses oleh pengguna internet lainnya.
6. INTERNET RELAY CHAT (IRC)
Layanan IRC, atau biasa disebut sebagai "chat" saja adalah sebuah bentuk komunikasi di intenet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikkan melalui keyboard.
Dalam sebuah sesi chat, komnunikasi terjalin melalui saling bertukar pesan-pesan singkat. kegiatan ini disebut chatting dan pelakunya disebut sebagai chatter. Para chatter dapat saling berkomunikasi secara berkelompok dalam suatu chat room dengan membicarakan topik tertentu atau berpindah ke modus private untuk mengobrol berdua saja dengan chatter lain. Kegiatan chatting membutuhkan software yang disebut IRC
Client, diantaranya yang paling populer adalah software mIRC.
Belakangan, dengan semakin tingginya kecepatan akses internet, maka aplikasi chat terus diperluas sehingga komunikasi tidak hanya terjalin melalui tulisan namun juga melalui suara (teleconference), bahkan melalui gambar dan suara sekaligus (videoconference).
7. INTERNET PHONE / CONFERENCE
Fasilitas untuk melakukan percakapan jarak jauh via INTERNET. Untuk itu diperlukan aplikasi khusus dan dukungan hardware multi media, seperti mic dan speaker.
8. WAIS SERVER DAN GOPHER
• WAIS Server
WAIS (Wide Area Information Service) menyediakan cara lain untuk menemukan informasi yang tersebar dalam INTERNET. WAIS mampu mengakses segala database yang besar (seperti dokumen, file berisi gambar, video dan suara). WAIS juga merupakan bentuk pelayanan lain untuk mendapatkan informasi yang tersebar didalam Internet. WAIS Server menyimpan database berbagai informasi, dimana untuk mendapatkannya pemakai diminta menspesifikasi keyword (kata kunci) dari informasi yang dibutuhkan. WAIS Server akan menampilkan hasil pencarian dalam sebuah daftar artikel.
• Gopher
Internet menyediakan banyak informasi yang dapat diakses penggunanya lewat sistem menu. Seorang pengguna INTERNET dihadapkan pada sebuah menu yang bercabang-cabang. Untuk menuju ke informasi atau data yang dituju, seorang pengguna menyeleksi pilihan-pilihan yang disediakan hingga masuk ke topik yang diinginkan. Fasilitas demikian disebut Gopher.
Gopher juga merupakan cara penjelajahan Internet yang berbasis menu. Sistem menu yang terdapat didalam gopher sangat sederhana namun bersifat interaktif, artinya apabila pemakai menghubungi gopher lokal misalnya di Jakarta, dengan memilih sebuah menu perintah, dapat pula menghubungi gopher yang terdapat di Amerika Serikat.
9. USER’S NETWORKING
Usenet news, atau dikenal juga dengan nama (Net news), atau (news) saja, merupakan sebuah buletin board ( mirip mading di kampus ) yang sangat besar dan tersebar di seluruh dunia yang dapat digunakan untuk bertukar artikel. Siapa saja dapat mengakses Usenet news ini dengan program-program tertentu, yang biasanya disebut newsreader.
Usenet sangat efisien dibandingkan dengan mailing list, misalnya, karena satu sistem (misalnya satu sekolah) hanya perlu menyimpan satu berkas dari artikel. Dalam mailing list, setiap peserta masing-masing memiliki berkas tersebut. Sehingga terjadi duplikasi.
Akses ke server news dapat dilakukan dengan membaca langsung ke direktori dimana artikel berada atau dengan menggunakan protokol NNTP. Protokol NNTP (Network News Transport Protocol) adalah Protokol yang digunakan untuk mengakses atau transfer artikel yang diposkan di Usenet news. Program pembaca news (news reader) menggunakan protokol ini untuk mengakses news. Akses ke server news ini dapat juga dilakukan dengan menggunakan beberapa Web browser (seperti Netscape Communicator dan Microsoft Internet Explorer) .
Jenis-jenis Pelayanan Koneksi Internet, yang disediakan ISP yaitu :
Dial Up
Merupakan layanan yang disediakan untuk pengguna yang ingin mengakses melalui kabel telepon, yang didukung oleh modem.
Mobile Access
Merupakan layanan untuk akses Internet yang bisa pengguna dapatkan secara mudah dan praktis melalui telepon selular. Layanan ini bermanfaat bagi yang memiliki perangkat telepon yang mendukung teknologi ini, baik telepon selular yang berbasis GSM maupun berbasis CDMA.
Hotspot
Merupakan layanan bagi pengguna yang membutuhkan koneksi Internet pada lokasi-lokasi tertentu seperti di mall, café atau bandara bahkan kampus pun juga bisa. Pelayanan Hotspot sangat bermanfaat untuk yang bekerja di kota-kota besar.
Wireless
Wireless merupakan layanan internet yang menggunakan teknolog tanpa kabel. Layanan ini mempunyai keuntungan terkoneksinya computer pengguna dengan jaringan global internet 24 jam dalam 7 hari seminggu. Selain itu, biaya yang ditagihkan hanya biaya koneksi internet saja, tidak dengan biaya telepon.
Wednesday, February 24, 2010
Menulis itu mudah, tapi menulis yang bisa mempengaruhi minat orang lain itu perlu dipelajari
Salah satu usaha keras yang senantiasa diperjuangkan oleh seorang praktisi Public Relations adalah bagaimana dapat menginformasikan berbagai momen penting, khususnya yang berhubungan dengan terobosan dan perkembangan kekinian (mutakhir) organisasi tempatnya bekerja. Dalam praktik public relations hal tersebut pada prinsipnya melibatkan dua takik dalam perencanaan public relations, yakni taktik menulis dan berbicara. Kedua taktik ini juga disebut dengan keahlian praktis yang perlu dikembangkan untuk menunjang fungsi manajemen public relations dalam organisasi. Kedua taktik ini seringkali digunakan juga untuk saling melengkapi dalam rangka seorang praktisi PR menjalankan fungsinya secara maksimal dalam mewujudkan tujuan program PR.
Sebagai sebuah ilustrasi, ketika peristiwa meluapnya lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur dengan impact yang begitu besar terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Sesungguhnya peristiwa itu pada awalnya merupakan krisis bagi pihak manajemen Lapindo, walau seiring perkembangan dan volume luapan lumpur peristiwa tersebut akhirnya menjadi krisis nasional. Krisis tersebut menjadi semakin besar selain factor alam, juga karena adanya eskalasi peristiwa yang dilakukan oleh pihak media. Peristiwa lainnya dengan skala yang lebih kecil sebut saja ketika Lion Air mengalami kecelakaan di ujung landasan Bandar udara Adi Sumarno akhir 2004 atau juga hilangnya pesawat Adam Air dan lain-lainnya. Liputan peristiwa terkait dengan peristiwa-peistiwa di atas secara langsung oleh beberapa stasiun televise meningkatkan tekanan yang dihadapi oleh pihak manajemen atau bahkan pihak pemerintah. Kebutuhan informasi menjadi sangat tinggi.
Berbagai pihak mulai dari pihak keluarga korban, pengelola bandara atau daerah, kepolisian, berbagai instansi terkait, rumah sakit, manajemen, karyawan dan lainnya secara personal maupun kelompok membutuhkan informasi dengan tingkat dan jenis yang beragam. Seperti dipaparkan Prayudi, SIP, MA dlaam bukunya Penulisan Naskah Public Relations (2006), pengelolaan krisis terkait peristiwa tersebut secara baik adalah tantangan tersendiri bagi Departemen Public Relations aau Departenem Komunikasi dari masing-masing instansi baik Lapindo, Pemerintah, Lion Air, Adam Air dan lainnya. Informasi yang berhubungan dengan berbagai peristiwa tersebut diberikan kepada pihak media tidak boleh berbeda walaupun bentuk informasi yang diberikan kepada public bias jadi beragam. Di sini hal pertama yang harus dilakukan dengan baik dan benar kepada public (misalnya wartawan dan pihak lainnya) adalah mengkomunikasikan informasi tersebut secara cepat dan tepat sesuai fakta.
Dari gambaran di atas dapat ditarik garis besar bahwa sejatinya aktivitas public relations (PR) jauh dari gambaran aktivitas yang hanya sekedar sebagai pemanis (make up) agar citra organisasi baik di mata publik. Sepeti dalam tulisan sebelumnya (Media Relations: "Jangan hanya dijadikan "pemadam kebakaran" saja tapi sebagai teamwork dan keluarga anda) bahwa jika ditilik lebih jauh lagi dalam fungsi manajemen, aktivitas public relations meliputi berbagai aspek manajemen yang tujuan utamanya adalah menciptakan mutual understanding antara organisasi dengan publik (investor, mitra kerja, media/pers dan khalayak sasaran). Di sini keahlian menulis dan bicara bagi seorang praktisi PR menjadi sangat penting dalam rangka menerjemahkan kebijakan pihak manajemen disatu sisi dan di sisi lain adalah dalam menerjemahkan dan melihat opini publik.
Seperti dijelaskan oleh Dr. Rex Harlow, PR merupakan fungsi manajemen yang khas dan mendukung pembinaan, pemeliharaan jalur bersama antara organisasi dengan publiknya, serta menyangkut aktivitas komunikasi, pengertian, peneimaan, dan kerja sama; melibatkan manajemen dalam permasalahan, membantu manajemen agar mampu menganggapi opini public; mendukung manajemen untuk mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif; bertindak sebagai system peringata dini untuk mengantisipasi kecenderungan perunahan; menggunakan penelitian serta teknik komunikasi yang sehat dan etis sebagai sarana utama.
Penekanan terhadap kemampuan menulis bagi praktisi PR ini juga dipaparkan oleh Fraser P Seitel dalam bukunya The Practice of Public Relations (1984). Fraser P Seitel menekanan bahwa sangat penting para praktisi PR menguasai keterampilan menulis menulis sebagai kemampuan aplikasi praktis selain kemampuan konseling dan penilaian manajerial. Lebih jauh Seitel menegaskan bahwa, jika seorang tidak bias menulis-mengekspresikan ide di atas kertas - maka peluang sukses bagi seorang tersebut sangat kecil. Seitel juga menegaskan bahwa menulisbagi mata berbeda denganmenulis bagi telinga. Artinya menulis artikel untuk media massa atau majalah atau newsletter memiliki konsep dan bentuk yang berbeda dengan menulis teks (scripts) untuk dibaca dan didengarkan oleh publik.
Dengan demikian dalam hal penguasaan atau pemahaan teknik dalam penulisan berbagai naskah PR menjadi sangat penting sekali. Ada berbagai bentuk pelatihan penulisan naskah PR, juga ada beragam cara untk dapat menulis dengan baik guna mendukung fungsi PR secara aplikatif. Oleh karenanya pemahaman akan beberapa faktor penting yang biasa dijadikan pertimbangan dalam penulisan menjadi langkah yang penting. Faktor-faktor tersebut seperti bagaimana orang-orang bisa membaca informasi yang kita tulis, menilai baik buruknya informasi yang dibaca, dan pada akhirnya mengambil tindakan sesuai dengan harapan kita. Keahlian menulis mencakup bagaimana seseorang memiliki pemahaman mengenai apa yang akan ditlis, bagaimana pesan tersebut ditulis, dan melalui media apa termasuk bagaimana memahami teknik penulisan dan sosiologi media sekaligus.
Seperti juga dalam upaya menjalin hubungan baik dengan media, dalam penulisan, seorang PR juga harus memahami mediascape (jenis/bentuk media dengan berbagai karakteristiknya masing-masing) serta berbagai aspek lainnya yang dapat mendukung seorang PR menulis naskah dengan baik. Aspek-aspek krusial dalam penulisan naskah PR yang perlu juga dipahami adalah apa tujuan dari penulisan ini, objectivitas penulisan, konfirmasi ulang pada sumber dan fakta dari informasi yang ada, pemahaman akan dampak dari tulisan tersebut,s erta teknik dasar penulisan termasuk di dalamnya adalah pemahaman akan perbedaan penulisan yang dilakukan oleh PR dengan Jurnalistik (media). Selain itu kemampuan menciptakan sebuah nilai berita dengan tetap berdasarkan fakta dan jujur juga menjadi pedoman utama penulisan naskah PR. Lebih jauh, seorang PR juga dituntut memahami ragam bentuk informasi yang memiliki nilai berita atau dapat dijadikan berita yang layak, seperti kebaruan informasi (timeliness), peristiwa yang dekat dengan keseharian (proximity), beberapa peristiwa yang layak diinformasikan semata-mata karena ada orang terkenal di dalamnya (eminence & prominence), peristiwa yang memiliki dampak dan mempengaruhi aktivitas keseharian masyarakat (consequence& impact), serta peristiwa yang menarik seputa kehidupan manusia (human interest).
Ada beragam aktivitas penulisan dalam PR yang juga perlu dipahami, seperti penulisan press release, feature, backgrounders, factsheet, whitepaper, dan brosur, penulisan untuk web organisasi, newsletter, laporan tahunan dan lainnya. Beberapa bentuk penulisan naskah PR ini juga telah dijelaskan secara singkat dalam tulisan sebelumnya (Media Relations: Media Relations: "Jangan hanya dijadikan "pemadam kebakaran" saja tapi sebagai teamwork dan keluarga anda), tetapi perlu dipahami bahwasannya penulisan press release akan berbeda dengan penulisan untuk feature atau lainnya. Dalam sistem penulisan jurnalistik dikenal konsep piramida terbalik yang juga bisa dijadikan acuan untuk beberapa penulisan naskah PR seperti penulisan press release, newsletter maupun feature dan lainnya. Dalam konsep Piramida Terbalik tentu anda sudah sangat sering melihat bentuknya atau bahkan mencoba untuk menulis dengan acuan konsep ini.
Dalam Piramida Terbalik teknik penulisan dipetakan menjadi tiga bagian menurun. Pertama adalah membuat lead, kemudian Body Text, dan bagian terakhir adalah penutup. Sesuai dengan urutan dalam Piramida Terbalik ini, Lead merupakan bagian paling penting dan didalamnya mengandung unsur 5W1H /W5H1 (Who, What, Where, When, Why dan How) dari sebuah peristiwa/momen yang terjadi. Untuk penulisan naskah berita, jurnalis senantiasa berusaha memenuhi enam unsure ini dalam pembuatan lead. Kemudian Body Text, atau latar belakang ini berisi bebagai informasi yang mampu memperjelas atau mendukung cerita atau berita pada lead atau penjabaran lead dengan dukungan fakta dan data yang lebih teknis. Untuk membuat tulisan itu lebih memiliki nilai, setelah memaparkan secara panjang lebar ide dan gagasan yang ada dalam lead dengan format menurun mulai dari fakta penting hingga yang kurang penting dalam body text, kini saatnya memasukkan sebuah kutipan.
Kutipan sangat bermanfaat selain untuk memberi kesempatan kepada orang yang diberitakan untuk berkomunikasi secara langsung dengan pembaca, juga oleh media dijadikan sebagai inisial narasumber. Kutipan ini juga bisa dijadikan sebagai transisi untuk mengarahkan pembaca dari satu paragraph ke paragraph berikutnya secara halus. Kemudian untuk naskah press release, jangan lupa cantumkan contact person. Hal ini untuk memudahkan wartawan / media untuk melakukan konfirmasi ulang atau sekedar untuk mencari tambahan informasi.
Pemaparan di atas memang masih sangat kurang untuk menambah penguasaa teknik seorang PR dalam menulis naskah PR. Dan untuk dapat menguasai teknik dan taktik menulis dengan baik bagi seorang PR diperlukan sebuah pelatihan yang khusus dan mengkhususkan pada penulisan naskah PR. Namun demikian pemahaman akan aspek-aspek dalam penulisan seperti diuraikan di atas menjadi hal yang sangat krusial pagi seorang PR. Dan yang terpenting, dalam penulisan naskah, para praktisi (seorang PR) harus mampu menjembatani kepentingan pihak manajemen organisasi dengan kepentingan publik organisasi. Jadi menulis itu mudah karena sadar atau tidak setiap hari dalam aktivitas kita senantiasa bersentuhan dengan tulis-menulis. Namu demikian, menulis yang bisa mempengaruhi minat orang lain itu perlu dipelajari dengan seksama dan serius.
Sebagai sebuah ilustrasi, ketika peristiwa meluapnya lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur dengan impact yang begitu besar terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Sesungguhnya peristiwa itu pada awalnya merupakan krisis bagi pihak manajemen Lapindo, walau seiring perkembangan dan volume luapan lumpur peristiwa tersebut akhirnya menjadi krisis nasional. Krisis tersebut menjadi semakin besar selain factor alam, juga karena adanya eskalasi peristiwa yang dilakukan oleh pihak media. Peristiwa lainnya dengan skala yang lebih kecil sebut saja ketika Lion Air mengalami kecelakaan di ujung landasan Bandar udara Adi Sumarno akhir 2004 atau juga hilangnya pesawat Adam Air dan lain-lainnya. Liputan peristiwa terkait dengan peristiwa-peistiwa di atas secara langsung oleh beberapa stasiun televise meningkatkan tekanan yang dihadapi oleh pihak manajemen atau bahkan pihak pemerintah. Kebutuhan informasi menjadi sangat tinggi.
Berbagai pihak mulai dari pihak keluarga korban, pengelola bandara atau daerah, kepolisian, berbagai instansi terkait, rumah sakit, manajemen, karyawan dan lainnya secara personal maupun kelompok membutuhkan informasi dengan tingkat dan jenis yang beragam. Seperti dipaparkan Prayudi, SIP, MA dlaam bukunya Penulisan Naskah Public Relations (2006), pengelolaan krisis terkait peristiwa tersebut secara baik adalah tantangan tersendiri bagi Departemen Public Relations aau Departenem Komunikasi dari masing-masing instansi baik Lapindo, Pemerintah, Lion Air, Adam Air dan lainnya. Informasi yang berhubungan dengan berbagai peristiwa tersebut diberikan kepada pihak media tidak boleh berbeda walaupun bentuk informasi yang diberikan kepada public bias jadi beragam. Di sini hal pertama yang harus dilakukan dengan baik dan benar kepada public (misalnya wartawan dan pihak lainnya) adalah mengkomunikasikan informasi tersebut secara cepat dan tepat sesuai fakta.
Dari gambaran di atas dapat ditarik garis besar bahwa sejatinya aktivitas public relations (PR) jauh dari gambaran aktivitas yang hanya sekedar sebagai pemanis (make up) agar citra organisasi baik di mata publik. Sepeti dalam tulisan sebelumnya (Media Relations: "Jangan hanya dijadikan "pemadam kebakaran" saja tapi sebagai teamwork dan keluarga anda) bahwa jika ditilik lebih jauh lagi dalam fungsi manajemen, aktivitas public relations meliputi berbagai aspek manajemen yang tujuan utamanya adalah menciptakan mutual understanding antara organisasi dengan publik (investor, mitra kerja, media/pers dan khalayak sasaran). Di sini keahlian menulis dan bicara bagi seorang praktisi PR menjadi sangat penting dalam rangka menerjemahkan kebijakan pihak manajemen disatu sisi dan di sisi lain adalah dalam menerjemahkan dan melihat opini publik.
Seperti dijelaskan oleh Dr. Rex Harlow, PR merupakan fungsi manajemen yang khas dan mendukung pembinaan, pemeliharaan jalur bersama antara organisasi dengan publiknya, serta menyangkut aktivitas komunikasi, pengertian, peneimaan, dan kerja sama; melibatkan manajemen dalam permasalahan, membantu manajemen agar mampu menganggapi opini public; mendukung manajemen untuk mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif; bertindak sebagai system peringata dini untuk mengantisipasi kecenderungan perunahan; menggunakan penelitian serta teknik komunikasi yang sehat dan etis sebagai sarana utama.
Penekanan terhadap kemampuan menulis bagi praktisi PR ini juga dipaparkan oleh Fraser P Seitel dalam bukunya The Practice of Public Relations (1984). Fraser P Seitel menekanan bahwa sangat penting para praktisi PR menguasai keterampilan menulis menulis sebagai kemampuan aplikasi praktis selain kemampuan konseling dan penilaian manajerial. Lebih jauh Seitel menegaskan bahwa, jika seorang tidak bias menulis-mengekspresikan ide di atas kertas - maka peluang sukses bagi seorang tersebut sangat kecil. Seitel juga menegaskan bahwa menulisbagi mata berbeda denganmenulis bagi telinga. Artinya menulis artikel untuk media massa atau majalah atau newsletter memiliki konsep dan bentuk yang berbeda dengan menulis teks (scripts) untuk dibaca dan didengarkan oleh publik.
Dengan demikian dalam hal penguasaan atau pemahaan teknik dalam penulisan berbagai naskah PR menjadi sangat penting sekali. Ada berbagai bentuk pelatihan penulisan naskah PR, juga ada beragam cara untk dapat menulis dengan baik guna mendukung fungsi PR secara aplikatif. Oleh karenanya pemahaman akan beberapa faktor penting yang biasa dijadikan pertimbangan dalam penulisan menjadi langkah yang penting. Faktor-faktor tersebut seperti bagaimana orang-orang bisa membaca informasi yang kita tulis, menilai baik buruknya informasi yang dibaca, dan pada akhirnya mengambil tindakan sesuai dengan harapan kita. Keahlian menulis mencakup bagaimana seseorang memiliki pemahaman mengenai apa yang akan ditlis, bagaimana pesan tersebut ditulis, dan melalui media apa termasuk bagaimana memahami teknik penulisan dan sosiologi media sekaligus.
Seperti juga dalam upaya menjalin hubungan baik dengan media, dalam penulisan, seorang PR juga harus memahami mediascape (jenis/bentuk media dengan berbagai karakteristiknya masing-masing) serta berbagai aspek lainnya yang dapat mendukung seorang PR menulis naskah dengan baik. Aspek-aspek krusial dalam penulisan naskah PR yang perlu juga dipahami adalah apa tujuan dari penulisan ini, objectivitas penulisan, konfirmasi ulang pada sumber dan fakta dari informasi yang ada, pemahaman akan dampak dari tulisan tersebut,s erta teknik dasar penulisan termasuk di dalamnya adalah pemahaman akan perbedaan penulisan yang dilakukan oleh PR dengan Jurnalistik (media). Selain itu kemampuan menciptakan sebuah nilai berita dengan tetap berdasarkan fakta dan jujur juga menjadi pedoman utama penulisan naskah PR. Lebih jauh, seorang PR juga dituntut memahami ragam bentuk informasi yang memiliki nilai berita atau dapat dijadikan berita yang layak, seperti kebaruan informasi (timeliness), peristiwa yang dekat dengan keseharian (proximity), beberapa peristiwa yang layak diinformasikan semata-mata karena ada orang terkenal di dalamnya (eminence & prominence), peristiwa yang memiliki dampak dan mempengaruhi aktivitas keseharian masyarakat (consequence& impact), serta peristiwa yang menarik seputa kehidupan manusia (human interest).
Ada beragam aktivitas penulisan dalam PR yang juga perlu dipahami, seperti penulisan press release, feature, backgrounders, factsheet, whitepaper, dan brosur, penulisan untuk web organisasi, newsletter, laporan tahunan dan lainnya. Beberapa bentuk penulisan naskah PR ini juga telah dijelaskan secara singkat dalam tulisan sebelumnya (Media Relations: Media Relations: "Jangan hanya dijadikan "pemadam kebakaran" saja tapi sebagai teamwork dan keluarga anda), tetapi perlu dipahami bahwasannya penulisan press release akan berbeda dengan penulisan untuk feature atau lainnya. Dalam sistem penulisan jurnalistik dikenal konsep piramida terbalik yang juga bisa dijadikan acuan untuk beberapa penulisan naskah PR seperti penulisan press release, newsletter maupun feature dan lainnya. Dalam konsep Piramida Terbalik tentu anda sudah sangat sering melihat bentuknya atau bahkan mencoba untuk menulis dengan acuan konsep ini.
Dalam Piramida Terbalik teknik penulisan dipetakan menjadi tiga bagian menurun. Pertama adalah membuat lead, kemudian Body Text, dan bagian terakhir adalah penutup. Sesuai dengan urutan dalam Piramida Terbalik ini, Lead merupakan bagian paling penting dan didalamnya mengandung unsur 5W1H /W5H1 (Who, What, Where, When, Why dan How) dari sebuah peristiwa/momen yang terjadi. Untuk penulisan naskah berita, jurnalis senantiasa berusaha memenuhi enam unsure ini dalam pembuatan lead. Kemudian Body Text, atau latar belakang ini berisi bebagai informasi yang mampu memperjelas atau mendukung cerita atau berita pada lead atau penjabaran lead dengan dukungan fakta dan data yang lebih teknis. Untuk membuat tulisan itu lebih memiliki nilai, setelah memaparkan secara panjang lebar ide dan gagasan yang ada dalam lead dengan format menurun mulai dari fakta penting hingga yang kurang penting dalam body text, kini saatnya memasukkan sebuah kutipan.
Kutipan sangat bermanfaat selain untuk memberi kesempatan kepada orang yang diberitakan untuk berkomunikasi secara langsung dengan pembaca, juga oleh media dijadikan sebagai inisial narasumber. Kutipan ini juga bisa dijadikan sebagai transisi untuk mengarahkan pembaca dari satu paragraph ke paragraph berikutnya secara halus. Kemudian untuk naskah press release, jangan lupa cantumkan contact person. Hal ini untuk memudahkan wartawan / media untuk melakukan konfirmasi ulang atau sekedar untuk mencari tambahan informasi.
Pemaparan di atas memang masih sangat kurang untuk menambah penguasaa teknik seorang PR dalam menulis naskah PR. Dan untuk dapat menguasai teknik dan taktik menulis dengan baik bagi seorang PR diperlukan sebuah pelatihan yang khusus dan mengkhususkan pada penulisan naskah PR. Namun demikian pemahaman akan aspek-aspek dalam penulisan seperti diuraikan di atas menjadi hal yang sangat krusial pagi seorang PR. Dan yang terpenting, dalam penulisan naskah, para praktisi (seorang PR) harus mampu menjembatani kepentingan pihak manajemen organisasi dengan kepentingan publik organisasi. Jadi menulis itu mudah karena sadar atau tidak setiap hari dalam aktivitas kita senantiasa bersentuhan dengan tulis-menulis. Namu demikian, menulis yang bisa mempengaruhi minat orang lain itu perlu dipelajari dengan seksama dan serius.
Subscribe to:
Posts (Atom)